Langsung ke konten utama

Punahnya Jumud di Tahun ke 19

Punahnya Jumud di Tahun ke 19
(Karya dilahirkan di Mobil Panjang PJ, Saat Penulis Menanti kapan Ia bisa duduk di Bangku Haqnya)
Oleh: MRaihan

Kemarin masih sama seperti tahun kemarin. Ucapan Do'a, harapan, sampai Traktiran masih terdengar Legowo. Pribadi Belum bisa menafsirkan dengan sempurna dari sudut pandang Pribadi. Semoga saja hari esok nan lebih (Tambah) Baik.
Sangat Terasa Waktu semakin sempit, Pekan depan seperti Besok, Dosen yang Pekan kemarin masuk Memberi tugas, sekarang sudah Menagihnya (Perasaan baru kemaren Lhoo😳....). Aku seperti di Area Balap lari saja, Balap lari dengan hal yang Ghaib. Kini teringat Tafsir QS. Al Asr atau petuah dari Imam Ali bin Abi Thalib RA.
Dewasa ini Hampir hari ke 365 Pribadi lulus SMA, ternyata benar kata Alumni, _*Kehidupan nanti akan Lebih Kejam dari Ibu Tiri*_, Realita tidak sesuai Ekspetasi saat d SMA. Hiduuup...Hiduuup.
Jika Kemarin Musuh pertama adalah Ujian, Sekarang Musuh Pertama Pribadi ialah JUMUD, ternyata Makin Tua Usia, Kaum Iblis smakin Berkuasa. Mungkin Pribadi harus pakai Kiat-kiat saat melawan Ujian, atau ganti strategi?...

*Tuk Saudara/i yang sedang mengejar Mimpi....*
#Teruslah gapai Mimpi Anda/ Anda dibayar tuk menggapai Mimpi Orang....
#Bakat itu Omong Kosong, Kerja keraslah. -ProMild-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pak. Kani tegaskan "Jihad Pemuda Persis Depok harus didukung"

Allah berfirman, “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. “(Q.S.Al Kahfi :13). Kemudian, Kata Bung Karno [Proklamator Indonesia] Berikan Aku seribu orang tua maka akan kucabut akar semeru. Tetapi berikan Aku sepuluh Pemuda yang cinta bangsanya, maka akan Aku guncangkan Dunia.  Yang di atas adalah sebagian Motivasi dalam gerakan Jihad Pemuda Persis Depok. Dua Tahun belakang [2017-2018] Pemuda Persis Depok muncul kembali pada permukaan Jihad di Kota Depok yang sebelumnya mengalami pasang-surut gerakan atau biasa disebut dinamika. Silaturahim dengan Pak. Kani [Jamaah Persis Depok] salah satu program Pemuda Persis Depok. Raihan [Perwakilan] yang menghadiri ke Rumah Beliau di Perumahan Hill Top, Sukmajaya-Depok pada Sabtu sore [02.02.19]. Pertemuan tersebut selain Silaturahim juga membicarakan gerakan-gerakan Jihad Pemuda Persis Depok ke D...

Mahasiswa dan Agent Of Change

Mahasiswa dan Agent Of Change adalah koin mata uang yang mempunyai dua sisi. Dan keduanya saling menguatkan. Jika salah satu keduanya tidak berfungsi maka nilai pada mata uang tersebut akan menurun. Dan itu yg tidak diharapkan. Kata besar pada perubahan dijelaskan dan dipertegas di dalam Al quran. Allah Swt berfirman: إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11]. 1908. Refleksi pada sejarah pergerakan Mahasiswa Indonesia bisa kita mulai pada Boedi Oetomo. Boedi Oetomo, adalah suatu wadah perjuangan yang pertama kali memiliki struktur pengorganisasian modern. Didirikan di Jakarta, 20 Mei 1908 oleh pemuda-pelajar-mahasiswa dari lembaga pendidikan STOVIA, wadah ini merupakan refleksi sikap kritis dan keresahan intelektual terlepas dari primordialisme [pri·mor·di·al·is·me n perasaan kesukuan yg berlebiha...

Setelah kasus Ratna, masih mau asal nyebar?, Mikkiir!

Setelah kasus Ratna, masih mau asal nyebar?, Mikkiir! Sepekan ini Kita dihidangkan drama Hoax Ratna Sarumpaet. Seorang aktivis perempuan yang sudah tidak asing di panggung sejarah Indonesia. Sosok yang Vokal dan Perjuangan HAM nya membuat banyak orang mengenalnya. Tapi, semua kemanisan tersebut hilang hanya dengan satu drama hoax yang disutradarai langsung olehnya. Apalagi di Musim politik seperti sekarang. Tentu mengakibatkan sensitivitas. Ditambah Ratna adalah salah satu timses Capres RI 2019.  Dalam perkembangan teknologi hari ini, kasus Ratna cukup disesalkan terjadi. Sebelumnya sebagian Masyarakat telah menyebarkan gambar/ berita penganiyaan Ratna. Contohnya di WhatsApp saja dengan cepat gambar wajah babak belur Ratna tersebar. Seolah-olah benar tersebut. Sampai Pak. Prabowo pun meyakinkan penganiayaan tersebut, diperkuat Jumpa Pers Beliau.  Bagi Masyarakat yang awam, tentu ini polemik. Ada yang mudah percaya dengan gambar tersebut. Kemudian dishare s...