Langsung ke konten utama

Malam hangat dengan Putra Pak. Natsir







Malam hangat dengan Putra Pak. Natsir

لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka (para Nabi dan umat mereka) itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal (sehat) [Yûsuf/12:111]

Malam ini [Senin, 06 Agustus 2018] Saya diperkenankan oleh Allah Swt bisa silaturahim dengan Putra Pak. Natsir [Pak. Ahmad Fauzi] di kediaman Beliau [Cinere-Depok]. Saya bersama Ust. Hadi N. Ramadhan [Pendiri Tamadun] silaturahim dengan Putranya Pahlawan Nasional RI tersebut. Malam ini hangat, selain segelas Kopi, ditambah pula tutur Cerita sejarah dari Pak. Ahmad Fauzi. Beliau adalah putra bontot dari Pak. Natsir dari enam bersaudara.

Banyak sekali torehan sejarah manis yang dibuat oleh Pak. Natsir, baik Indonesia maupun Dunia, sehingga nama beliau akan selalu hidup. Mencetuskan NKRI [Negara Kesatuan Republik Indonesia] dan Pendiri DDII [Dewan Da'wah Islam Indonesia] sekian contoh sumbangsih pemikiran dan pergerakan selama hidupnya. Beliau juga adalah Guru Besar Persis [Persatuan Islam] dan pernah menjadi Ketua Dewan Masjid sedunia. Beliau juga Penulis aktif. Kapita selekta dan Fiqhud Da'wah sekian dari karya akbarnya.

Pak. Natsir punya ciri khas dari pejabat yang lainnya, yaitu kesederhanaannya. Tentu Kita ingat kisah jas tambalan beliau dan menolak digantikan mobil baru. Pak. Ahmad Fauzi juga menyampaikan di sela-sela pembicaraan Kami bahwasanya Pak. Natsir juga ketika hendak membuat buku, Pak. Natsir selalu mengusahakan menerbitkan dengan biaya sendiri, tidak berpangku dengan orang lain.

Sosok Beliaulah yang hari ini dicari Umat, dinantikan Masyarakat. Silaturahmi ini menghasilkan renungan bahwasanya tidak baik jika terlalu lama menatap ke belakang, Kita harus lebih lama tengok ke depan. Malam itu juga mewacanakan penerbitan massal buku-buku pak. Natsir. Sehingga masyarakat akan selalu ingat perjuangan beliau dan menjadikan cermin dalam beragama dan berbangsa.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pak. Kani tegaskan "Jihad Pemuda Persis Depok harus didukung"

Allah berfirman, “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. “(Q.S.Al Kahfi :13). Kemudian, Kata Bung Karno [Proklamator Indonesia] Berikan Aku seribu orang tua maka akan kucabut akar semeru. Tetapi berikan Aku sepuluh Pemuda yang cinta bangsanya, maka akan Aku guncangkan Dunia.  Yang di atas adalah sebagian Motivasi dalam gerakan Jihad Pemuda Persis Depok. Dua Tahun belakang [2017-2018] Pemuda Persis Depok muncul kembali pada permukaan Jihad di Kota Depok yang sebelumnya mengalami pasang-surut gerakan atau biasa disebut dinamika. Silaturahim dengan Pak. Kani [Jamaah Persis Depok] salah satu program Pemuda Persis Depok. Raihan [Perwakilan] yang menghadiri ke Rumah Beliau di Perumahan Hill Top, Sukmajaya-Depok pada Sabtu sore [02.02.19]. Pertemuan tersebut selain Silaturahim juga membicarakan gerakan-gerakan Jihad Pemuda Persis Depok ke D...

Mahasiswa dan Agent Of Change

Mahasiswa dan Agent Of Change adalah koin mata uang yang mempunyai dua sisi. Dan keduanya saling menguatkan. Jika salah satu keduanya tidak berfungsi maka nilai pada mata uang tersebut akan menurun. Dan itu yg tidak diharapkan. Kata besar pada perubahan dijelaskan dan dipertegas di dalam Al quran. Allah Swt berfirman: إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11]. 1908. Refleksi pada sejarah pergerakan Mahasiswa Indonesia bisa kita mulai pada Boedi Oetomo. Boedi Oetomo, adalah suatu wadah perjuangan yang pertama kali memiliki struktur pengorganisasian modern. Didirikan di Jakarta, 20 Mei 1908 oleh pemuda-pelajar-mahasiswa dari lembaga pendidikan STOVIA, wadah ini merupakan refleksi sikap kritis dan keresahan intelektual terlepas dari primordialisme [pri·mor·di·al·is·me n perasaan kesukuan yg berlebiha...

Setelah kasus Ratna, masih mau asal nyebar?, Mikkiir!

Setelah kasus Ratna, masih mau asal nyebar?, Mikkiir! Sepekan ini Kita dihidangkan drama Hoax Ratna Sarumpaet. Seorang aktivis perempuan yang sudah tidak asing di panggung sejarah Indonesia. Sosok yang Vokal dan Perjuangan HAM nya membuat banyak orang mengenalnya. Tapi, semua kemanisan tersebut hilang hanya dengan satu drama hoax yang disutradarai langsung olehnya. Apalagi di Musim politik seperti sekarang. Tentu mengakibatkan sensitivitas. Ditambah Ratna adalah salah satu timses Capres RI 2019.  Dalam perkembangan teknologi hari ini, kasus Ratna cukup disesalkan terjadi. Sebelumnya sebagian Masyarakat telah menyebarkan gambar/ berita penganiyaan Ratna. Contohnya di WhatsApp saja dengan cepat gambar wajah babak belur Ratna tersebar. Seolah-olah benar tersebut. Sampai Pak. Prabowo pun meyakinkan penganiayaan tersebut, diperkuat Jumpa Pers Beliau.  Bagi Masyarakat yang awam, tentu ini polemik. Ada yang mudah percaya dengan gambar tersebut. Kemudian dishare s...