Langsung ke konten utama

Khutbah Jum'at: "Mempertegas Visi Taqwa dalam Perspektif Dunia"


Allah SWT berfirman:

"Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!" (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 197)

dalam Kitab Tafsir Ibn Katsir dijelaskan Firman Allah Ta’ala: wa tazawwaduu fa inna khairaz zaadit taqwaa (“Berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”) Al-Aufi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, “Ada beberapa orang yang pergi meninggalkan keluarga mereka dengan tidak membawa perbekalan seraya berucap: “Kami akan menunaikan haji ke Baitullah, apakah mungkin Allah tidak memberi makan kami?”‘ Maka Allah pun berfirman (yang maknanya) “Berbekallah kalian, dengan sesuatu yang dapat menjaga kehormatan wajah kalian dari manusia.”

Sedangkan hadits Warqa’ diriwayatkan al-Bukhari dari Yahya bin Bisyr, dari Syababah, juga diriwayatkan Abu Dawud, dari Ibnu Abbas, katanya, “Ketika itu penduduk Yaman menunaikan ibadah haji, tetapi mereka tidak membawa bekal, dan mereka berujar, ‘Kami adalah orang-orang yang bertawakal.’ Maka Allah menurunkan firman-Nya, wa tazawwaduu fa inna khairaz zaadit taqwaa (“Berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”)

Hadits di atas diriwayatkan pula oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya, dari Syababah.

Sedangkan firman-Nya: fa inna khairaz zaadit taqwaa (“Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”) Setelah Allah menyuruh mereka membekali diri dalam melakukan perjalanan di dunia, Dia membimbing mereka untuk membekali diri menuju akhirat, yaitu bekal takwa. Sebagaimana firman-Nya: wariisyaw wa libaasut taqwaa dzaalika khaiir (“Dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik.”) (QS. Al-A’raaf: 26)

Setelah Allah swt. menyebutkan pakaian yang bersifat material, ia membimbing mereka kepada pakaian yang bersifat immaterial, yaitu kekhusyu’an, ketaatan, dan ketakwaan. Kemudian Dia menyebutkan bahwa pakaian terakhir ini lebih baik dan bermanfaat daripada pakaian yang pertama. Mengenai firman-Nya: fa inna khairaz zaadit taqwaa; Atha al-Khurasani mengatakan: “Yaitu bekal akhirat.”

Wat taquunii yaa ulil albaab (“Dan bertawakallah kepada-Ku, hai orang-orang yang berakal.”) Dia berfirman, takutlah akan hukuman siksa dan adzab-Ku bagi orang-orang yang menentang-Ku, dan tidak mau menjalankan perintah-Ku, hai orang-orang yang berakal dan dapat memahami

Kemudian bagaimana kita bisa bertaqwa?, sedikitnya di dalam Al quran dijelaskan.
Allah SWT berfirman:

"Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,"

"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,"

"dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat."

"Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 2 - 5)

disampaikan pada Jum'at, 16 November 2018 di Masjid Al ghifari, Sukmajaya-Depok

wallahualam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pak. Kani tegaskan "Jihad Pemuda Persis Depok harus didukung"

Allah berfirman, “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. “(Q.S.Al Kahfi :13). Kemudian, Kata Bung Karno [Proklamator Indonesia] Berikan Aku seribu orang tua maka akan kucabut akar semeru. Tetapi berikan Aku sepuluh Pemuda yang cinta bangsanya, maka akan Aku guncangkan Dunia.  Yang di atas adalah sebagian Motivasi dalam gerakan Jihad Pemuda Persis Depok. Dua Tahun belakang [2017-2018] Pemuda Persis Depok muncul kembali pada permukaan Jihad di Kota Depok yang sebelumnya mengalami pasang-surut gerakan atau biasa disebut dinamika. Silaturahim dengan Pak. Kani [Jamaah Persis Depok] salah satu program Pemuda Persis Depok. Raihan [Perwakilan] yang menghadiri ke Rumah Beliau di Perumahan Hill Top, Sukmajaya-Depok pada Sabtu sore [02.02.19]. Pertemuan tersebut selain Silaturahim juga membicarakan gerakan-gerakan Jihad Pemuda Persis Depok ke D...

Mahasiswa dan Agent Of Change

Mahasiswa dan Agent Of Change adalah koin mata uang yang mempunyai dua sisi. Dan keduanya saling menguatkan. Jika salah satu keduanya tidak berfungsi maka nilai pada mata uang tersebut akan menurun. Dan itu yg tidak diharapkan. Kata besar pada perubahan dijelaskan dan dipertegas di dalam Al quran. Allah Swt berfirman: إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11]. 1908. Refleksi pada sejarah pergerakan Mahasiswa Indonesia bisa kita mulai pada Boedi Oetomo. Boedi Oetomo, adalah suatu wadah perjuangan yang pertama kali memiliki struktur pengorganisasian modern. Didirikan di Jakarta, 20 Mei 1908 oleh pemuda-pelajar-mahasiswa dari lembaga pendidikan STOVIA, wadah ini merupakan refleksi sikap kritis dan keresahan intelektual terlepas dari primordialisme [pri·mor·di·al·is·me n perasaan kesukuan yg berlebiha...

Setelah kasus Ratna, masih mau asal nyebar?, Mikkiir!

Setelah kasus Ratna, masih mau asal nyebar?, Mikkiir! Sepekan ini Kita dihidangkan drama Hoax Ratna Sarumpaet. Seorang aktivis perempuan yang sudah tidak asing di panggung sejarah Indonesia. Sosok yang Vokal dan Perjuangan HAM nya membuat banyak orang mengenalnya. Tapi, semua kemanisan tersebut hilang hanya dengan satu drama hoax yang disutradarai langsung olehnya. Apalagi di Musim politik seperti sekarang. Tentu mengakibatkan sensitivitas. Ditambah Ratna adalah salah satu timses Capres RI 2019.  Dalam perkembangan teknologi hari ini, kasus Ratna cukup disesalkan terjadi. Sebelumnya sebagian Masyarakat telah menyebarkan gambar/ berita penganiyaan Ratna. Contohnya di WhatsApp saja dengan cepat gambar wajah babak belur Ratna tersebar. Seolah-olah benar tersebut. Sampai Pak. Prabowo pun meyakinkan penganiayaan tersebut, diperkuat Jumpa Pers Beliau.  Bagi Masyarakat yang awam, tentu ini polemik. Ada yang mudah percaya dengan gambar tersebut. Kemudian dishare s...