Langsung ke konten utama

Cara Enjoy Sidang Proposal dan Ujian Komprehensif


Beberapa pekan lalu Idaroh (Tata usaha) Mah'had Utsman bin Affan, Jakarta mengumumkan bahwasanya akan ada sidang proposal dan ujian komprehensif dalam waktu dekat.

Ahad, 16 Desember 2018/ 8 Rabiul akhir 1440 adalah jadwal kegiatan Sidang Proposal dan Ujian Komprehensif bagi Para Mahasiswa/ i PAI dan KPI semester 5 (lima) Program Sarjana (S1) Ma'had Utsman bin Affan, Jakarta. Insyaallah kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus Ma'had Utsman bin Affan, Jakarta.

Para penguji untuk Sidang Proposal dan Ujian Komprehensif juga melibatkan beberapa Asatidz (Dosen) dari Bandung. Sebagaimana status Program Sarjana (S1) Ma'had Utsman bin Affan, Jakarta masih menginduk dengan STAI Persis Bandung.

Sidang Proposal dan Ujian Komprehensif ini tentu salah satu langkah dalam memperoleh gelar sarjana. Artinya kegiatan ini menjadi bahan proses yang cukup urgent. 

Dalam menghadapi kegiatan tersebut Penulis mencoba membuat usaha atau cara menghadapi sidang proposal dan ujian komprehensif dengan enjoy.

A. Sidang Proposal
Sebelum kepada sidang proposal, tentu Mahasiswa/ i mempersiapkan Proposalnya. Dengan memulai mencari judul, mencari data atau referensi, menyusunnya, sampai bimbingan. Bohong jika ada yang mengikuti sidang proposal tapi belum buat proposalnya. Dalam menghadapi sidang proposal tentu Kita mau berjalan dengan lancar. Berikut opini Penulis untuk menghadapi sidang proposal dengan lancar juga enjoy :

1. Periksa kembali proposal, baik dalam penulisan atau isi proposalnya. Artinya kurangi peluang kesalahan proposal Anda. Jika perlu revisi, maka revisilah.
2. Baca dan pahami lagi proposal yang Anda buat. Kuasai proposal 100 % oleh Anda. Dengan itu Insyaallah Anda bisa jawab seluruh pertanyaan Penguji
3. Rileks. Saat sidang proposal usahakan Anda rilek serilek mungkin. Anggap aja ini seperti presentasi biasa. Rilek bisa didapatkan salah satunya dengan melaksanakan point 1 dan 2. Bisa juga Anda liburan terlebih dahulu. Tapi menurut Penulis, jangan sekali-kali liburan sebelum proposal selesai, karna biasanya tidak selesai yang seperti itu. Satu lagi, Ketika sedang dialog, buat suasana seperti ngobrol biasa.
4. Dekati Allah. Alam ini milik Allah. Dan Allah punya kuasa atas semua ini. Jadi dekatilah Allah agar apa yang Kita mau bisa terkabul.
5. Kuatkan ibadah. Point 5 (lima) perlu dibarengi oleh point ini. Jangan tuntut haq jika kewajiban belum ditunaikan.
6. Minta do'a Orangtua. Tentu tahu bukan hadits yang mengatakan Ridho Allah maka ridho orangtua.
7. Tawakal. Menerima apapun hasilnya dengan baik

B. Ujian Komprehensif 
Ujian Komprehensif adalah ujian di akhir kuliah yang menguji seluruh (komprehensif) mata kuliah yang telah diberikan. Dalam hal ini sesungguhnya Penulis sudah menulis tentang hal ini di hal :

https://raihanmuhammad27.blogspot.com/2018/12/berikut-kisi2-ujian-komprehensif-dan.html?m=1

Adapun cara agar ujian dengan enjoy, caranya tidak jauh beda dengan di atas. Tinggal disesuaikan.

Berikut langkah-langkah untuk menghadapi sidang proposal dan ujian komprehensif dengan enjoy. Semoga bermanfaat.
Wallahualam

Sumber : Pengalaman Pribadi
Penulis  : Raihan (Mahasiswa KPI 5)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pak. Kani tegaskan "Jihad Pemuda Persis Depok harus didukung"

Allah berfirman, “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. “(Q.S.Al Kahfi :13). Kemudian, Kata Bung Karno [Proklamator Indonesia] Berikan Aku seribu orang tua maka akan kucabut akar semeru. Tetapi berikan Aku sepuluh Pemuda yang cinta bangsanya, maka akan Aku guncangkan Dunia.  Yang di atas adalah sebagian Motivasi dalam gerakan Jihad Pemuda Persis Depok. Dua Tahun belakang [2017-2018] Pemuda Persis Depok muncul kembali pada permukaan Jihad di Kota Depok yang sebelumnya mengalami pasang-surut gerakan atau biasa disebut dinamika. Silaturahim dengan Pak. Kani [Jamaah Persis Depok] salah satu program Pemuda Persis Depok. Raihan [Perwakilan] yang menghadiri ke Rumah Beliau di Perumahan Hill Top, Sukmajaya-Depok pada Sabtu sore [02.02.19]. Pertemuan tersebut selain Silaturahim juga membicarakan gerakan-gerakan Jihad Pemuda Persis Depok ke D...

Menentukan Masa Depan Dalam 30 Menit

Menentukan Masa Depan Dalam 30 Menit Tulisan ini adalah bekal dalam penyampaian halaqah [ha·la·kah n 1 cara belajar atau mengajar dng duduk di atas tikar dng posisi melingkar atau berjejer; 2 sarasehan-KBBI]. Halakah antara Penulis dengan Para Santriwati Ponpes Minhajul Falah, Jasinga-Bogor. Diawal Ramadhan 1439 H ini Kami adakan halaqah dari pukul 17.00 WIB sampai menjelang adzan maghrib. Sebenarnya ini adalah bagian dari kegiatan Jaulah [Baca: http://raihanmuhammad27.blogspot.co.id/2018/05/lika-liku-jaulah-ramadhan-1439-h.html?m=1]. Pada kesempatan halakah sore ini [26.05.18], Penulis menyampaikan tentang masa depan. Meskipun hanya dalam waktu sekitar 30 menit, suasana halakah cukup interaktif. Karena objekanya adalah pelajar atau Santri, maka bicara seputar perkuliahan dan pernikahan adalah hal yang menarik. Dalam kesempatan barusan, Penulis mengatakan bahwasanya Teman-teman di Pesantren hanya tinggal tiga tahun, dua tahun, setahun, atau barangkali tahun ini ada yg akan lulus....

Mahasiswa dan Agent Of Change

Mahasiswa dan Agent Of Change adalah koin mata uang yang mempunyai dua sisi. Dan keduanya saling menguatkan. Jika salah satu keduanya tidak berfungsi maka nilai pada mata uang tersebut akan menurun. Dan itu yg tidak diharapkan. Kata besar pada perubahan dijelaskan dan dipertegas di dalam Al quran. Allah Swt berfirman: إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11]. 1908. Refleksi pada sejarah pergerakan Mahasiswa Indonesia bisa kita mulai pada Boedi Oetomo. Boedi Oetomo, adalah suatu wadah perjuangan yang pertama kali memiliki struktur pengorganisasian modern. Didirikan di Jakarta, 20 Mei 1908 oleh pemuda-pelajar-mahasiswa dari lembaga pendidikan STOVIA, wadah ini merupakan refleksi sikap kritis dan keresahan intelektual terlepas dari primordialisme [pri·mor·di·al·is·me n perasaan kesukuan yg berlebiha...