Langsung ke konten utama

Raih Khazanah Sastra Persis, PESAT Kunjungi TAMADUN

Ustadz. Hadi [Peci Hitam] memimpin diskusi 

Gambar 1 Suasana diskusi

Gambar 2 Suasana diskusi

Gambar 3 Suasana diskusi

Gambar 1 Foto bersama Pesat, Tamadun, dan Pemuda Persis Depok

Gambar 2 Foto bersama Pesat, Tamadun, dan Pemuda Persis Depok

Malam [Jum'at, 01.02.19]  itu adalah moment penting bagi Pesat [Pesantren Sastra] dalam menyempurnakan kumpulan khazanah sastra Persis [Persatuan Islam]. Pesat [Istilah selanjutnya] adalah lembaga di bawah naungan PP. Pemuda Persis 2015-2020 [Periode Eka P. Habibillah] yang sekarang dipimpin oleh Aldy Istanzia Wiguna.

Pesat fokus pada khazanah Sastra Persis, baik koleksi, kajian, resume, dsb. Semua itu punya tujuan mengingatkan kembali bahwasanya Persis kaya akan Sastra dan memeliharanya. Seperti mendedah makna 'ana muslim qobla kulli syaiin' dan kaitannya terhadap gerak Pemuda Persis dalam mars Pemuda Persis anggitan Ust Suraedi (alm).

Kemudian kenapa harus ke Tamadun?. Hari ini Persis hampir rapih dalam koleksi atau perawatan khazanahnya. Tamadun [Taman Budaya Ilmu] yang didirikan oleh Hadi N. Ramadhan [Depok] mengumpulkan, merawat, dan mengkaji, Khazanah Islam, baik arsip, kaset, Buku lawas, dsb. 

Pada kunjungan tersebut Pesat mendiskusikan hal sastra Persis dengan Tamadun dan Pemuda Persis Depok [Zul, Irfan, dkk]. Kiranya hal ini perlu dalam menyelamatkan khazanah sastra Persis dan memajukan dawah persis melalui sastra. Ujar Aldy




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pak. Kani tegaskan "Jihad Pemuda Persis Depok harus didukung"

Allah berfirman, “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. “(Q.S.Al Kahfi :13). Kemudian, Kata Bung Karno [Proklamator Indonesia] Berikan Aku seribu orang tua maka akan kucabut akar semeru. Tetapi berikan Aku sepuluh Pemuda yang cinta bangsanya, maka akan Aku guncangkan Dunia.  Yang di atas adalah sebagian Motivasi dalam gerakan Jihad Pemuda Persis Depok. Dua Tahun belakang [2017-2018] Pemuda Persis Depok muncul kembali pada permukaan Jihad di Kota Depok yang sebelumnya mengalami pasang-surut gerakan atau biasa disebut dinamika. Silaturahim dengan Pak. Kani [Jamaah Persis Depok] salah satu program Pemuda Persis Depok. Raihan [Perwakilan] yang menghadiri ke Rumah Beliau di Perumahan Hill Top, Sukmajaya-Depok pada Sabtu sore [02.02.19]. Pertemuan tersebut selain Silaturahim juga membicarakan gerakan-gerakan Jihad Pemuda Persis Depok ke D...

Mahasiswa dan Agent Of Change

Mahasiswa dan Agent Of Change adalah koin mata uang yang mempunyai dua sisi. Dan keduanya saling menguatkan. Jika salah satu keduanya tidak berfungsi maka nilai pada mata uang tersebut akan menurun. Dan itu yg tidak diharapkan. Kata besar pada perubahan dijelaskan dan dipertegas di dalam Al quran. Allah Swt berfirman: إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11]. 1908. Refleksi pada sejarah pergerakan Mahasiswa Indonesia bisa kita mulai pada Boedi Oetomo. Boedi Oetomo, adalah suatu wadah perjuangan yang pertama kali memiliki struktur pengorganisasian modern. Didirikan di Jakarta, 20 Mei 1908 oleh pemuda-pelajar-mahasiswa dari lembaga pendidikan STOVIA, wadah ini merupakan refleksi sikap kritis dan keresahan intelektual terlepas dari primordialisme [pri·mor·di·al·is·me n perasaan kesukuan yg berlebiha...

Setelah kasus Ratna, masih mau asal nyebar?, Mikkiir!

Setelah kasus Ratna, masih mau asal nyebar?, Mikkiir! Sepekan ini Kita dihidangkan drama Hoax Ratna Sarumpaet. Seorang aktivis perempuan yang sudah tidak asing di panggung sejarah Indonesia. Sosok yang Vokal dan Perjuangan HAM nya membuat banyak orang mengenalnya. Tapi, semua kemanisan tersebut hilang hanya dengan satu drama hoax yang disutradarai langsung olehnya. Apalagi di Musim politik seperti sekarang. Tentu mengakibatkan sensitivitas. Ditambah Ratna adalah salah satu timses Capres RI 2019.  Dalam perkembangan teknologi hari ini, kasus Ratna cukup disesalkan terjadi. Sebelumnya sebagian Masyarakat telah menyebarkan gambar/ berita penganiyaan Ratna. Contohnya di WhatsApp saja dengan cepat gambar wajah babak belur Ratna tersebar. Seolah-olah benar tersebut. Sampai Pak. Prabowo pun meyakinkan penganiayaan tersebut, diperkuat Jumpa Pers Beliau.  Bagi Masyarakat yang awam, tentu ini polemik. Ada yang mudah percaya dengan gambar tersebut. Kemudian dishare s...